Tampilkan postingan dengan label Translation. Tampilkan semua postingan
Bantu Cari Pekerjaan, Pemerintah Kota Seoul Beri Tunjangan Dana untuk Pengangguran Muda
By : Fauziah Cahyani
Pemerintah Metropolitan Seoul pada Kamis (05/11) mengumumkan
rencana untuk memberikan tunjangan bulanan kepada pemuda pengangguran sebagai
bagian dari upaya menjembatani mereka mendapat pekerjaan.
Menurut laporan KoreaHerald, pemerintah mengatakan bahwa akan menawarkan 500.000 won (sekitar )
per bulan mulai tahun depan untuk para pemuda yang masih menganggur di usia 19
sampai 29 yang berada di golongan berpenghasilan rendah.
Seoul setidaknya akan memberikan subsidi ini kepada 3.000
orang dalam masa percobaan selama enam bulan dan akan diperluas hingga 15.000
orang selama lima tahun ke depan. Dana sebanyak 9 miliar won (sekitar ) pun
akan disuntikkan pada tahun pertama.
“Hal ini bertujuan untuk menyediakan batu loncatan dengan
dukungan keuangan minimum untuk pemuda pengangguran yang telah gagal memasuki
pasar tenaga kerja atau dalam mendapat kesempatan kerja karena kepercayaan diri
yang rendah,” kata pejabat Kota Seoul Jun Hyo-kwan.
Sekitar 35% dari mereka berusia 20-an atau sebanyak 500.000
orang, merupakan pekerja paruh waktu, mereka yang menunda lulus kuliah untuk
mencari pekerjaan, dan mereka yang tidak sedang sekolah, bekerja atau
pelatihan.
Dalam memilih 3.000 orang pertama itu, pemerintah mengatakan
akan memilih berdasarkan hasil tinjauan aplikasiyang menanyakan tentang rencana
karir masa depan mereka. Namun belum ditentukan sejauh mana pihak pemerintah
akan mengevaluasi dan menyaring pelamar dan proses perencanaan pun masih
berlangsung.
(fzh)
Tag :
Korea,
Translation,
Ditemukan Oarfish Raksasa Sepanjang 18 Kaki di Lepas Pantai California
By : Fauziah CahyaniSeorang istruktur menyelam di lepas pantai California Selatan melihat sesuatu yang keluar dari novel fantasi: bangkai ular berwarna perak sepanjang 18 kaki seperti oarfish, makhluk laut yang belum terlalu dikenal di dunia pengetahuan dan orang-orang banyak.
Jasmine Santana dari Catalina Island Marine Institute (CIMI) sedang berada sekitar 15 kaki di bawah air ketika ia menemukan ikan keperakan dengan sirip kemerahan dan mata seukuran setengah dolar itu. Menyadari ikan itu mati, ia menyambar ekor ikan lalu membawanya ke permukaan.
“Saya awalnya sedikit takut. Tapi ketika saya menyadari itu adalah Oarfish, saya tahu itu aman.” ucap Santana.
Setelah berenang selama 15 menit membawa ikan itu ke permukaan, Santana mengatakan bahwa dibutuhkan lebih dari 14 orang untuk membantu menyeret makhluk laut raksasa itu ke pantai. Staff di institut tersebut menyebutnya sebagai penemuan seumur hidup.
“Saya benar-benar kagum. Rasanya seperti melihat sesuatu dalam mimpi,” kata Mark Waddington kapten senior sekolah pelayaran CIMI “Tole Mour”. “Ini adalah kali pertama saya melihat Oarfish sebesar ini,” lanjut Mark.
“Oarfish biasanya berada di semua perairan tropis. Namun jarang terlihat, entah hidup atau mati,” kata CIMI, sebuah organisasi non-profit bidang ilmu kelautan dalam rilisnya. “Hal ini diyakini bahwa Oarfish menyelam di kedalaman 3000 kaki, sehingga jarang diteliti dan sedikit diketahui bagaimana perilaku dan populasinya.”
Waddington yang sudah bergabung dengan CIMI sejak tahun 1994, mengatakan bahwa belum jelas mengapa Oarfish itu ada di perairan dangkal, tapi nampaknya ikan itu meninggal secara alami.
Sementara bangkai Oarfish masih diawetkan dalam es, Waddington mengatakan CIMI sudah mengirimkan jaringan dan sampel lainnya kepada para ilmuan kelautan, termasuk Dr. Milton Love, seorang ahli ikan dari University of California di Santa Barbara, untuk mempelajari DNA dan kebiasaan ikan tersebut.
Waddington mengatakan kemungkinan CIMI akan menjaga kerangka ikan tersebut untuk tujuan pendidikan. Program ini menarik lebih dari 30.000 anak usia sekolah setiap tahunnya.
Translated by: Fauziah Cahyani
Source: http://edition.cnn.com/2013/10/15/us/california-18-foot-oarfish/
Tag :
Translation,

